Posts

Showing posts from January, 2017

Cara Ikut Gerakan Indonesia Bebas Sampah 2020

Image
Masih lekat dalam ingatan, insiden mengerikan yang terjadi pada 21 Februari 2005, di mana TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) Leuwigajah Jawa Barat mengalami longsor. Akibat kejadian itu, ratusan korban meninggal dan 2 kampung adat hilang dari peta. Berawal dari fenomena membludaknya volume sampah di Indonesia dari tahun ke tahun dan insiden-insiden mengerikan yang diakibatkan oleh sampah, Gerakan Indonesia Bebas Sampah 2020 kemudian terbentuk.

Baca juga: Ketika Bumi Tak Lagi Layak Huni

Setelah kejadian Leuwigajah itu, 21 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional. Para relawan pun mulai melakukan inisiatif gerakan Indonesia Bebas Sampah 2020. Gerakan dimulai dari level individu, masyarakat, dan komunitas-komunitas utamanya yang bergerak dan peduli pada isu persampahan di Indonesia.

Cara ikut gerakan Indonesia bebas sampah 2020 sangat mudah. Di bawah ini akan dijelaskan bagaimana cara ikut gerakan ini, lengkap dengan contact person yang bisa dihubungi.

Ketika Bumi Tak Lagi Layak Huni: Sampah Dan Potret Kepandiran Manusia Yang Melampaui Batas [Bagian 1]

Image
Dalam film animasi berjudul Wall-E, diceritakan bagaimana umat manusia akhirnya terpaksa melakukan migrasi ke luar angkasa karena bumi sudah tidak lagi layak untuk dihuni. Kondisi bumi sudah kian mengkhawatirkan dan amat berbahaya bagi kehidupan manusia karena setiap inchi permukaannya telah dipenuhi oleh sampah.

Sampah, setidaknya bisa diklasifikasikan menjadi jenis organik, anorganik, dan sampah B3 (Bahan Berbahaya Dan Beracun). Dalam kasus Wall-E, tampaknya sampah B3 sudah begitu mendominasi di seluruh permukaan bumi hingga kondisi pencemaran lingkungan sudah berada pada taraf yang sangat ekstrem dan beracun. Ini ditandai dengan tidak adanya lagi satu tanamanpun yang bisa tumbuh.

Tidak ada lagi kehidupan.

Paket Wisata Seru Ke Jepang Bersama Cheria Tour Travel, Biro Perjalanan Pilihan Hati

Image
Anata kara kurushimi o ubaeta sono toki... Kala itu mampu kulepaskan kepedihan dari hatimu...
--- SUATU PAGI DI AKHIR PEKAN ---

Hujan tampaknya tidak mengijinkan saya untuk pergi kemana-mana. Akhirnya, pagi itu pun saya memilih duduk bersantai saja di teras rumah sambil mengamati bulir-bulir air yang jatuh dan menimbulkan bunyi ritmis yang indah. Ahhh... lagu Kokoro No Tomo yang saya putar dari smartphone punlangsung membuat saya berimajinasi tentang negeri sakura. Imajinasi apa hayooo?


Buku-Buku Yang Paling Diincar Di Tahun 2017

Image
Oalaaaah... Beli buku lagi, beli buku lagi... 

Dulu... dulu sekali ibu suka bilang begitu setiap kali saya pulang membawa buku. Tapi ibu bilang gitu bukan dengan intonasi marah ya, paling cuma heran aja. Wajar sih buat saya. Kenapa? Pertama, saya lahir di keluarga yang notabene bukanlah tipe keluarga melek literasi. Konon, sesuai tradisi keluarga pada jaman dahulu, yang sulung mesti mengalah sama adik-adiknya. Termasuk soal pendidikan. Jadilah, ibu dan bapak yang merupakan anak sulung sejak kecil rela tidak lanjut sekolah demi bisa bekerja supaya adik-adiknya bisa bersekolah setinggi-tingginya. Makanya Ibu dan Bapak jadi tidak begitu familiar dengan literatur dan budaya membaca. Yang penting bagi mereka mencari nafkah untuk adik-adiknya.

Alasan kedua, buku yang saya bawa pulang seringkali tidak hanya satu-dua, tapi bisa sampaidua kantong kresek besar bahkan lebih. Hahaha! Alhasil, ibu suka geleng-geleng kepala kalau sudah begini. Itu buku mau ditaruh di mana lagi? Di kandang ayam? Say…

Review Film The Girl On The Train: Ketika Pengalaman Naik Kereta Tak Lagi Sama

Image
Saya rasa selalu ada episode dalam hidup kita yang begitu memuakkan. Sampai-sampai seringkali itu membuat diri kita kesal, jengah, marah, atau bahkan depresi. Usai menonton The Girl On The Train, saya menyimpulkan bahwa kehidupan Rachel jauh lebih memuakkan dari apa yang (pernah) saya alami. Begitu memuakkannya, hingga muncul kebiasaan aneh yang kerap dilakukan oleh Rachel (Emily Blunt). Saya sebutkan 3 di antaranya: (1). Bolak-balik naik kereta pada jam berangkat dan pulang kerja layaknya pekerja kantoran. Padahal sudah sejak lama ia tidak bekerja karena dipecat. (2). Mengarang-ngarang cerita untuk dirinya sendiri tentang kehidupan orang-orang di luar sana yang ia lihat dari balik jendela kereta. (3). Pemabuk berat.
Kombinasi antara depresi dan alkohol bisa melahirkan malapetaka. Setidaknya, itulah yang dialami oleh Rachel. Rachel adalah pecandu alkohol yang teramat parah. Saking parahnya, sampai-sampai ia mengisi tumbler-nya dengan minuman beralkohol alih-alih air mineral. Edan kan…