Posts

Showing posts from 2017

Mikrofon Pelepas Kutang Untuk Indonesia Raya

Image
Makin hari, hidup di Indonesia makin banyak tantangan bosku. Anak-anak gaul Jakarta pasti paham dan khatam mengenai persoalan mengendalikan kewarasan di tengah-tengah kemacetan. Beda lagi yang sering keretaan. Mulai dari pegel linu karena kelamaan berdiri, kecopetan, sampai ketemu bapak-bapak brengsek yang hobi menggesekan alat kelamin ke tubuh penumpang, adalah beberapa dari 1001 bahaya yang harus teman-teman ANKER (Anak Kereta) hadapi. Alah, bau ketek mas-mas sebelah mah sudah jadi makanan sehari-hari. Teman saya bahkan katanya pernah pingsan karena nggak kuat berimpit-impitan di dalam kereta yang superpadat. Untung nggak sampai viral di lentudei, katanya.

"Basa-basi" Kok Basi?

Image
"Kamu kamu gendutan..."
"Ih, kok sekarang item gini sih kamu? Main panas-panasan mulu ya."
"Muka kamu kok jadi jerawatan gitu? Kelamaan jomblo sih!"
Apakah kalimat-kalimat di atas terdengar familiar di telinga? Atau apakah jangan-jangan kita suka mengawali pembicaraan dengan kalimat-kalimat seperti itu?
Dalam budaya orang Indonesia, kalimat-kalimat pembuka suatu obrolan lebih dikenal dengan istilah "basa-basi". Saya nggak tahu pasti dari mana istilah tersebut muncul pada mulanya. Tapi jika saya kutip definisinya dari Kamus Besar Bahasa Indonesia versi luring, makna dari frase "basa-basi" adalah "tata krama dalam pergaulan" atau "ungkapan yang digunakan hanya untuk sopan-santun... misalnya kalimat 'apa kabar?' yang diucapkan apabila kita bertemu kawan".
Nah, kalau mengacu definisi KBBI tersebut jelas sudah bahwa tujuan dari budaya "basa-basi" mestinya adalah untuk kesopanan dalam pergaulan. Cakep ya k…

The Dead Returns: Perjumpaan Pertama Dengan Akiyoshi Rikako

Image
Lagi, kawan-kawan saya di grup whatsapp itu ramai sekali membahas novel terbaru karya penulis Jepang Akiyoshi Rikako. Saya tidak tahu siapa dia. Tetapi, penulis bergenre misteri yang satu itu tampaknya memang memiliki banyak penggemar di sana. Alih-alih merasa jengah, saya justru terpancing semakin penasaran.
Tempo lalu akhirnya saya berkunjung ke toko buku. Sengaja ingin berjumpa dengan Akiyoshi-sensei. Setelah menyisir rak demi rak, akhirnya saya temukan buku-bukunya yang berjajar rapi di salah satu sudut. Ada beberapa, di antaranya ialah yang berjudul "Girls In The Dark" dan yang paling anyar tentu saja "Scheduled Suicide Day". Setelah menekuni satu-satu ringkasan cerita di sampul belakang, akhirnya pilihan saya jatuh pada salah satu karyanya: "The Dead Returns".
Beginipremis ceritanya:
Suatu malam, akudidorong jatuh dari tebing. Untungnya aku selamat.
Namun, saat aku membuka mataku dan menatap cermin, aku tidak lagi memandang diriku yang biasa-biasa sa…

Nirwana Tersembunyi Di Pulau Bali, Kesini Yuk!

Image
Indonesia adalah surga bagi para petualang. Tak ayal lagi, dari ujung paling barat Pulau Weh Aceh hingga paling timur Merauke, tersimpan banyak sekali destinasi wisata yang sangat indah laksana nirwana. Betapa rasanya dibutuhkan waktu selama-lamanya demi bisa mengunjungi satu demi satu seluruh surga yang ada di seluasnya Nusantara ini.

Tapi, buat saya yang masih terhitung petualang amat pemula ini, tahu nggak, I've never been to Bali bahkan satu kali pun! (hehehehe silakan katakan huuuu yang panjang di sini)

"Bali? It's too mainstream maaan...", sahut teman-teman saya. Nope. Bagi saya pribadi, Bali is always a good idea. Bali akan selalu menarik untuk saya. (Barangkali efek karena mupeng dan belum pernah kesana juga kali ya).

Dari informasi dan artikel-artikel perjalanan yang pernah saya baca, Bali selalu memiliki daya tarik magis yang tak bisa diungkapkan dengan kata. Selalu dan selalu saja muncul destinasi baru yang membuat ingin sekali untuk dikunjungi. Entah pan…

Di Tengah Resital Piano: Perihal Pengakuan, Etika, dan Kewarasan Manusia (Digital)

Image
Malam itu, di hall Erasmus Huis Jakarta, Tobias Borsboom memainkan salah satu piece milik Beethoven bertajuk Moonlight Sonata dengan segenap penghayatan. Jari-jemarinya menari dengan luwes di atas tuts piano kesana-kemari, menciptakan alunan nada yang berkelindan magis. Sementara itu dari air wajahnya, kita dapat memastikan bahwa imajinasi pria asal Belanda itu telah mengangkasa ke fase spiritual yang sungguh tinggi, yang mungkin tidak bisa dipahami oleh orang awam (seperti kita).

Ulasan Film Lion: Sebuah Perjalanan Panjang Untuk Kembali Pulang

Image
Lelaki kecil kumal itu bernama Saroo. Ia secara tak sengaja terpisah dengan abangnya di stasiun kereta. Tubuhnya yang mungil itu kemudian dibawa ikut bersama sebuah kereta menuju Bengali, ribuan kilometer jauhnya dari rumah. Ia samasekali tak tahu akan kemana kereta membawanya. Takut, bingung, dan sedih membaur jadi satu. Namun, di sanalah petualangan Saroo bermula.

Social Media Influencer, Buzzer, Dan Kebenaran Yang Digadaikan?

Image
"Post truth adalah kebenaran tanpa fakta: orang-orang meyakini kebenaran atas sesuatu karena secara emosional mereka yakin bahwa itulah yang benar. Dengan kata lain, di era post-truth ini, kebenaran muncul dalam banyak wajah. Dan orang cenderung memilih kebenaran yang sesuai dengan emosinya." - Dina Sulaeman
____
Status Facebook Denny Siregar (DS) terkait Aksi Kendeng yang ia bagikan tempo lalu, menuai banyak komentar. Ada yang mendukung dan memuji, namun tak sedikit pula yang marah dan melempar protes, kritik, bahkan banyak yang menudingnya sebagai "buzzer bayaran".

Jelajah Mata Air: Di Kota Ini Ada Air Terjun Berwarna Tosca

Image
Jelajah Mata Air: Di Kota Ini Ada Air Terjun Berwarna Tosca
Berenang Di Air Terjun Ini Berbahaya? Betulan?
Siapa sangka, Taman Nasional Gunung Halimun - Salak yang berada di daerah Bogor ini ternyata memiliki banyak sekali curug alias air terjun. Dari denah Taman Nasional Gunung Halimun - Salak yang saya baca, ada sekitar tujuh (atau sepuluh?) mata air yang bisa kita datangi. Di antaranya adalah Curug Pangeran, Curug Ngumpet, Curuh Kondang... apalagi ya? Saya lupa. Haha. Intinya, jika mau berwisata alam dengan nuansa air terjun yang menyegarkan, rasanya tidak perlu lagi ya pergi jauh-jauh. Cukup meluncur ke Bogor dan menuju ke Taman Nasional ini.
Tapi...
Apakah curug-curug di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun - Salak ini aman untuk dinikmati? Habis tersiar rumor, katanya pamali untuk berenang di beberapa curug yang ada. Bahaya. Betulan?

Visit Tidore Island - Hikayat Rempah-Rempah dan Surga Tersembunyi Di Timur Nusantara

Image
Visit Tidore Island - Hikayat Rempah-Rempah dan Surga Tersembunyi Di Timur Nusantara

"Syahdan, mendaratlah di Ternate seorang Arab bernama Jafar Sadek (terkadang disebut juga Jafar Noh). Dia naik ke atas sebuah bukit bernama Jore-jore dan membangun rumahnya di sana...
Suatu petang, ketika hendak mandi, Jafar Sadek melihat tujuh bidadari sedang mandi di danau itu. Jafar Sadek menyembunyikan salah satu sayap ketujuh bidadari itu. Setelah puas mandi, ketujuh bidadari bersiap-siap pulang, tetapi salah seorang di antaranya, bernama Nur Sifa, tidak dapat terbang pulang karena sayapnya hilang...
Karena tidak punya sayap, Nur Sifa terpaksa tinggal di bumi dan kawin dengan Jafar Sadek."*
Cerita di atas merupakan penggalan dari hikayat yang ditulis oleh Naidah tentang asal-usul kerajaan-kerajaan besar Maluku, yaitu kerajaan Bacan, Jailolo, Tidore, dan Ternate. Sejarah Ternate yang ditulis oleh Naidah ini sekilas mengingatkan kita pada legenda Jaya Katwang di Jawa Timur. P. van der Crab ke…

Kuliner Belitung: Menikmati Surga Kuliner Di Negeri Laskar Pelangi

Image
Kuliner Belitung: Menikmati Surga Kuliner Di Negeri Laskar Pelangi. Kendaraan yang kami tumpangi baru saja melewati bundaran Batu Satam, kawasan KV. Senang (baca: Kafe Senang) Tanjung Pandan, Belitung. Dari balik jendela mobil, saya segera membayangkan Ikal, Lintang, Mahar, Kucai, Sahara dan teman-temannya sedang berlari-larian di sepanjang jalan atau sedang balap sepeda sembari tertawa riang. Ya, mereka adalah tokoh-tokoh yang hidup di dalam novel Laskar Pelangi karangan Andrea Hirata. Konon, mereka benar-benar nyata. Sehingga saya pun yakin bahwa mereka memang ada, dan barangkali saat itu benar-benar sedang berada di sekitar saya.
Di pertigaan jalan, hanya berjarak lima menit dari Bundaran Batu Satam, berdirilah sebuah kedai makan bernuansa kuno khas Belitung, bertajuk Rumah Makan Belitong Timpo Diluk. Inilah destinasi terakhir yang kami kunjungi sebelum kami kembali ke Jakarta pada penerbangan sore hari. Dengan latar belakang langit mendung, rumah makan itu tampak otentik dengan nu…

Langit Musik: 7 Lagu Enak Untuk Menemani Traveling

Image
"Penting nggak ya bikin playlist lagu khusus buat traveling?"
7 Lagu Enak Untuk Menemani Traveling - Kemarin, saya iseng lempar pertanyaan itu ke teman-teman yang sering jalan-jalan, atau sebut saja mereka traveler. Rata-rata, mereka bilang kalau menyiapkan lagu-lagu yang enak didengar khusus buat jalan-jalan termasuk salah satu hal yang penting.
Kenapa?
Contohnya nih pas lagi di pesawat. Suka bingung nggak sih mau ngapain sambil nunggu pesawat sampai landing? Apalagi kalau jarak yang harus ditempuh bisa memakan waktu hingga 2 s.d 5 jam! Sudah tentu selain badan pegal-pegal, plus bonus mati gaya. Mau ngemil, udah kenyang. Mau baca buku atau majalah in flight, kadang suka pusing. Pilihannya kalau nggak nonton film, ya dengar musik. Ya, nggak?

7 Kriteria Apartemen Bagus: Apartemen Wismaya Residence Bekasi

Image
Sebelum membahas lebih jauh mengenai karakteristik sebuah hunian yang baik, kita bisa menengok satu kutipan dari seorang penyair Jerman, Christian Morgenstern:
"Home is not where you live but where they understand you."
Definisi 'rumah' bagi tiap-tiap orang seringkali berbeda-beda. Tetapi kita boleh sama-sama setuju, 'rumah' adalah tempat di mana kita merasa ingin (selalu) kembali pulang. Ngangeni, begitu kira-kira.

Jelajah Mata Air: Curug Cipurut Purwakarta Dan Hari Ketika Tersesat

Image
Ada banyak cara untuk melepas penat. Bagi pejalan paruh-waktu sekaligusburuh penuh-waktu seperti saya, mencari-cari celah waktu untuk pergi berlibur bukanlah perkara mudah. Susah, karena untuk mendapatkan cuti berlibur saja butuh usaha ekstra. Membuat alasan cuti untuk liburan masihlah dianggap hal ganjil, setidaknya itulah yang terjadi di tempat saya bekerja. Padahal, bukankah cuti itu hak dan refreshing juga penting?

Resensi Buku Laris Manis Bisnis Wisata Halal: Jalan-jalan Bisa Dapat Uang!

Image
Ada nggak sih yang lebih seru daripada melakukan hobi dan hal-hal yang kita sukai? Ada, ternyata. Yaitu melakukan hobi yang dibayar.
Penulis novel, musisi, atlet, dsb adalah beberapa contoh profesi yang menjadikan hobi sebagai keahliannya. Dibayar pula! Seru? Sudah tentu!
Lantas, apakah kita juga bisa seperti mereka? Jawabannya, YA. BISA. TENTU SAJA. YES!
Misalnya saja bagi yang hobi jalan-jalan (seperti saya), ternyata ada peluang untuk menjadikan hobi traveling ini menjadi sebuah profesi yang cukup menjanjikan. Maksudnya, kalau biasanya kita mesti ngeluarin budget berjuta-juta untuk bisa jalan-jalan ke Raja Ampat, misalnya, justru ternyata banyak kesempatan untuk kita bisa kesana secara gratis tis tis tis. Malah, dapat penghasilan lagi.

Cara Ikut Gerakan Indonesia Bebas Sampah 2020

Image
Masih lekat dalam ingatan, insiden mengerikan yang terjadi pada 21 Februari 2005, di mana TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) Leuwigajah Jawa Barat mengalami longsor. Akibat kejadian itu, ratusan korban meninggal dan 2 kampung adat hilang dari peta. Berawal dari fenomena membludaknya volume sampah di Indonesia dari tahun ke tahun dan insiden-insiden mengerikan yang diakibatkan oleh sampah, Gerakan Indonesia Bebas Sampah 2020 kemudian terbentuk.

Baca juga: Ketika Bumi Tak Lagi Layak Huni

Setelah kejadian Leuwigajah itu, 21 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional. Para relawan pun mulai melakukan inisiatif gerakan Indonesia Bebas Sampah 2020. Gerakan dimulai dari level individu, masyarakat, dan komunitas-komunitas utamanya yang bergerak dan peduli pada isu persampahan di Indonesia.

Cara ikut gerakan Indonesia bebas sampah 2020 sangat mudah. Di bawah ini akan dijelaskan bagaimana cara ikut gerakan ini, lengkap dengan contact person yang bisa dihubungi.

Ketika Bumi Tak Lagi Layak Huni: Sampah Dan Potret Kepandiran Manusia Yang Melampaui Batas [Bagian 1]

Image
Dalam film animasi berjudul Wall-E, diceritakan bagaimana umat manusia akhirnya terpaksa melakukan migrasi ke luar angkasa karena bumi sudah tidak lagi layak untuk dihuni. Kondisi bumi sudah kian mengkhawatirkan dan amat berbahaya bagi kehidupan manusia karena setiap inchi permukaannya telah dipenuhi oleh sampah.

Sampah, setidaknya bisa diklasifikasikan menjadi jenis organik, anorganik, dan sampah B3 (Bahan Berbahaya Dan Beracun). Dalam kasus Wall-E, tampaknya sampah B3 sudah begitu mendominasi di seluruh permukaan bumi hingga kondisi pencemaran lingkungan sudah berada pada taraf yang sangat ekstrem dan beracun. Ini ditandai dengan tidak adanya lagi satu tanamanpun yang bisa tumbuh.

Tidak ada lagi kehidupan.

Paket Wisata Seru Ke Jepang Bersama Cheria Tour Travel, Biro Perjalanan Pilihan Hati

Image
Anata kara kurushimi o ubaeta sono toki... Kala itu mampu kulepaskan kepedihan dari hatimu...
--- SUATU PAGI DI AKHIR PEKAN ---

Hujan tampaknya tidak mengijinkan saya untuk pergi kemana-mana. Akhirnya, pagi itu pun saya memilih duduk bersantai saja di teras rumah sambil mengamati bulir-bulir air yang jatuh dan menimbulkan bunyi ritmis yang indah. Ahhh... lagu Kokoro No Tomo yang saya putar dari smartphone punlangsung membuat saya berimajinasi tentang negeri sakura. Imajinasi apa hayooo?


Buku-Buku Yang Paling Diincar Di Tahun 2017

Image
Oalaaaah... Beli buku lagi, beli buku lagi... 

Dulu... dulu sekali ibu suka bilang begitu setiap kali saya pulang membawa buku. Tapi ibu bilang gitu bukan dengan intonasi marah ya, paling cuma heran aja. Wajar sih buat saya. Kenapa? Pertama, saya lahir di keluarga yang notabene bukanlah tipe keluarga melek literasi. Konon, sesuai tradisi keluarga pada jaman dahulu, yang sulung mesti mengalah sama adik-adiknya. Termasuk soal pendidikan. Jadilah, ibu dan bapak yang merupakan anak sulung sejak kecil rela tidak lanjut sekolah demi bisa bekerja supaya adik-adiknya bisa bersekolah setinggi-tingginya. Makanya Ibu dan Bapak jadi tidak begitu familiar dengan literatur dan budaya membaca. Yang penting bagi mereka mencari nafkah untuk adik-adiknya.

Alasan kedua, buku yang saya bawa pulang seringkali tidak hanya satu-dua, tapi bisa sampaidua kantong kresek besar bahkan lebih. Hahaha! Alhasil, ibu suka geleng-geleng kepala kalau sudah begini. Itu buku mau ditaruh di mana lagi? Di kandang ayam? Say…

Review Film The Girl On The Train: Ketika Pengalaman Naik Kereta Tak Lagi Sama

Image
Saya rasa selalu ada episode dalam hidup kita yang begitu memuakkan. Sampai-sampai seringkali itu membuat diri kita kesal, jengah, marah, atau bahkan depresi. Usai menonton The Girl On The Train, saya menyimpulkan bahwa kehidupan Rachel jauh lebih memuakkan dari apa yang (pernah) saya alami. Begitu memuakkannya, hingga muncul kebiasaan aneh yang kerap dilakukan oleh Rachel (Emily Blunt). Saya sebutkan 3 di antaranya: (1). Bolak-balik naik kereta pada jam berangkat dan pulang kerja layaknya pekerja kantoran. Padahal sudah sejak lama ia tidak bekerja karena dipecat. (2). Mengarang-ngarang cerita untuk dirinya sendiri tentang kehidupan orang-orang di luar sana yang ia lihat dari balik jendela kereta. (3). Pemabuk berat.
Kombinasi antara depresi dan alkohol bisa melahirkan malapetaka. Setidaknya, itulah yang dialami oleh Rachel. Rachel adalah pecandu alkohol yang teramat parah. Saking parahnya, sampai-sampai ia mengisi tumbler-nya dengan minuman beralkohol alih-alih air mineral. Edan kan…