Posts

"Basa-basi" Kok Basi?

Image
"Kamu kamu gendutan..."
"Ih, kok sekarang item gini sih kamu? Main panas-panasan mulu ya."
"Muka kamu kok jadi jerawatan gitu? Kelamaan jomblo sih!"
Apakah kalimat-kalimat di atas terdengar familiar di telinga? Atau apakah jangan-jangan kita suka mengawali pembicaraan dengan kalimat-kalimat seperti itu?
Dalam budaya orang Indonesia, kalimat-kalimat pembuka suatu obrolan lebih dikenal dengan istilah "basa-basi". Saya nggak tahu pasti dari mana istilah tersebut muncul pada mulanya. Tapi jika saya kutip definisinya dari Kamus Besar Bahasa Indonesia versi luring, makna dari frase "basa-basi" adalah "tata krama dalam pergaulan" atau "ungkapan yang digunakan hanya untuk sopan-santun... misalnya kalimat 'apa kabar?' yang diucapkan apabila kita bertemu kawan".
Nah, kalau mengacu definisi KBBI tersebut jelas sudah bahwa tujuan dari budaya "basa-basi" mestinya adalah untuk kesopanan dalam pergaulan. Cakep ya k…

The Dead Returns: Perjumpaan Pertama Dengan Akiyoshi Rikako

Image
Lagi, kawan-kawan saya di grup whatsapp itu ramai sekali membahas novel terbaru karya penulis Jepang Akiyoshi Rikako. Saya tidak tahu siapa dia. Tetapi, penulis bergenre misteri yang satu itu tampaknya memang memiliki banyak penggemar di sana. Alih-alih merasa jengah, saya justru terpancing semakin penasaran.
Tempo lalu akhirnya saya berkunjung ke toko buku. Sengaja ingin berjumpa dengan Akiyoshi-sensei. Setelah menyisir rak demi rak, akhirnya saya temukan buku-bukunya yang berjajar rapi di salah satu sudut. Ada beberapa, di antaranya ialah yang berjudul "Girls In The Dark" dan yang paling anyar tentu saja "Scheduled Suicide Day". Setelah menekuni satu-satu ringkasan cerita di sampul belakang, akhirnya pilihan saya jatuh pada salah satu karyanya: "The Dead Returns".
Beginipremis ceritanya:
Suatu malam, akudidorong jatuh dari tebing. Untungnya aku selamat.
Namun, saat aku membuka mataku dan menatap cermin, aku tidak lagi memandang diriku yang biasa-biasa sa…

Nirwana Tersembunyi Di Pulau Bali, Kesini Yuk!

Image
Indonesia adalah surga bagi para petualang. Tak ayal lagi, dari ujung paling barat Pulau Weh Aceh hingga paling timur Merauke, tersimpan banyak sekali destinasi wisata yang sangat indah laksana nirwana. Betapa rasanya dibutuhkan waktu selama-lamanya demi bisa mengunjungi satu demi satu seluruh surga yang ada di seluasnya Nusantara ini.

Tapi, buat saya yang masih terhitung petualang amat pemula ini, tahu nggak, I've never been to Bali bahkan satu kali pun! (hehehehe silakan katakan huuuu yang panjang di sini)

"Bali? It's too mainstream maaan...", sahut teman-teman saya. Nope. Bagi saya pribadi, Bali is always a good idea. Bali akan selalu menarik untuk saya. (Barangkali efek karena mupeng dan belum pernah kesana juga kali ya).

Dari informasi dan artikel-artikel perjalanan yang pernah saya baca, Bali selalu memiliki daya tarik magis yang tak bisa diungkapkan dengan kata. Selalu dan selalu saja muncul destinasi baru yang membuat ingin sekali untuk dikunjungi. Entah pan…

Di Tengah Resital Piano: Perihal Pengakuan, Etika, dan Kewarasan Manusia (Digital)

Image
Malam itu, di hall Erasmus Huis Jakarta, Tobias Borsboom memainkan salah satu piece milik Beethoven bertajuk Moonlight Sonata dengan segenap penghayatan. Jari-jemarinya menari dengan luwes di atas tuts piano kesana-kemari, menciptakan alunan nada yang berkelindan magis. Sementara itu dari air wajahnya, kita dapat memastikan bahwa imajinasi pria asal Belanda itu telah mengangkasa ke fase spiritual yang sungguh tinggi, yang mungkin tidak bisa dipahami oleh orang awam (seperti kita).

Ulasan Film Lion: Sebuah Perjalanan Panjang Untuk Kembali Pulang

Image
Lelaki kecil kumal itu bernama Saroo. Ia secara tak sengaja terpisah dengan abangnya di stasiun kereta. Tubuhnya yang mungil itu kemudian dibawa ikut bersama sebuah kereta menuju Bengali, ribuan kilometer jauhnya dari rumah. Ia samasekali tak tahu akan kemana kereta membawanya. Takut, bingung, dan sedih membaur jadi satu. Namun, di sanalah petualangan Saroo bermula.